April 05, 2020

Supardi Nilai Situasi Saat Ini Lebih Berat Dari 2015

Liga 1 2020 terpaksa harus dihentikan untuk sementara karena pandemi virus corona. Keputusan itu diambil PSSI sesuai arahan pemerintah yang menetapkan status darurat hingga akhir Mei.

Ini merupakan kali kedua kompetisi Indonesia harus terhenti di tengah jalan, setelah pada 2015 kompetisi juga harus dihentikan karena intervensi pemerintah, dan berujung pada hukuman FIFA.

Supardi, kapten Persib Bandung, menilai kondisi saat ini sangat berat dihadapi. Jika dibandingkan 2015, kondisi ini jauh lebih mengkhawatirkan, dan benar-benar berdampak pada kehidupan.

“Sebagai pelaku sepakbola di lapangan tentunya kami sedih harus menerima kenyataan penghentian lagi. Walaupun berat kami tetap harus jalani,” buka Supardi, dikutip situs resmi Persib.

“Penghentian kedua ini lebih berat, tapi harus diingat di balik musibah ada hikmah yang baik,” sambung mantan pemain timnas Indonesia yang pernah menjuarai Indonesia Super League 2014 itu.

Dirinya hanya bisa berharap wabah Covid-19 yang terjadi di berbagai belahan dunia ini segera berakhir. Supardi juga ikhlas kompetisi terhenti sementara, demi kebaikan seluruh pihak.

“Karena iniĀ untuk kemaslahatan, dan kebaikan orang banyak, kesehatan, dan keselamatan. Kami pasti mendukung kebijakan pemerintah, walaupun berat. Kami akan jalani. Semoga wabah ini segera berakhir.”